Untuk anak-anak yang belum bisa membaca, orang tua bisa menggunakan metode bercerita. Jika biasanya orang tua hanya bercerita secara verbal, ada baiknya mulai sekarang orang tua memperlihatkan buku yang berisi gambar-gambar lalu menceritakan isi buku itu. Pada saat membacakan cerita, orang tua perlu juga hanyut dalam bacaan, sehingga dapat memancing rasa ingin tahu anak. Rasa ingin tahu ini merangsang anak untuk melakukan hal yang sama. Ada kalanya, anak-anak mudah merasa bosan, orang tua juga perlu mencari tahu apa yang menarik bagi anak dan berusaha memenuhinya. Selain itu, buku-buku perlu disusun di tempat yang mudah diraih atau ditempat-tempat khusus di antara mainannya.
Pada tahapan perkembangan berikutnya, untuk anak-anak yang baru bisa
membaca. Sebaiknya, orang tua memilihkan jenis bacaan dengan teks yang
besar-besar, bahasa yang baik dan ilustrasi cerita yang jelas. Karena
bahasa yang baik akan mempengaruhi bahasa anak dalam berkomunikasi. Hal
yang perlu kita perlu pahami adalah bahwa anak-anak memiliki
keterbatasan konsentrasi, misalnya anak tiba-tiba ingin melakukan
aktifitas lain. Orang tua tidak usah melarang, karena anak akan
memandang kegiatan membaca itu tidak menarik dan menyebalkan. Kebiasaan
membaca ada baiknya dimulai dari orang tua, karena orang tua merupakan
teladan untuk anak-anaknya. Pada saat anak membaca, orang tua perlu juga
melakukan aktivitas yang sama.
Untuk pemilihan buku dan
mengatasi kejenuhan anak, orang tua sebaiknya memperkenalkan pada anak
beragam jenis bacaan tentunya buku-buku yang sesuai dengan usia anak.
Misalnya, dengan ilustrasi yang menarik, bentuk cerita dan kesulitannya
beragam. Dimulai dari buku bergambar tanpa teks, buku cerita dengan
tulisan besar dan gambar jelas, hingga buku yang hanya teks tanpa
ilustrasi. Banyaknya variasi atau hal-hal yang menarik pada buku, akan
menambah minat anak untuk membaca. Anak yang suka membaca dapat
memperkaya dan mengembangkan pengetahuannya. Selain itu, dukungan orang
tua tetap diperlukan dalam setiap perkembangan usianya. Orang tua
diharapkan untuk selalu siap menjawab pertanyaan anak yang tidak
mengerti apa yang dilihat atau dibacanya.
" Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi "
" Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi "
Daftar Pustaka:
Kumpulan artikel psikologi anak (Intisari)
#library #guruinspiratif #book #read
Lindawati, S. Psi.
Pusat Konseling & Pelatihan IPEKA
Kumpulan artikel psikologi anak (Intisari)
#library #guruinspiratif #book #read
Lindawati, S. Psi.
Pusat Konseling & Pelatihan IPEKA
Sekolah Tunas Mekar Indonesia / SMA Tunas Mekar Indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar