Rabu, 25 Januari 2017

" PAHAMI CARA BELAJAR MEREKA, BUKAN PAHAMI CARA KITA MENGAJAR "

Apakah kita masih ingat ketika kita masih duduk di bangku sekolah, terkadang kita kurang nyaman serta malas belajar jika gurunya galak atau membosankan, tetapi mau tidak mau harus mengikuti pelajaran karena takut nilai kecil atau bahkan mendapat hukuman.
Masih ingatkah kita ketika kita masih duduk di bangku sekolah, terkadang suasana sangat membosankan dan menyebalkan ketika guru masuk langsung memberikan tugas atau menyampaikan materi layaknya pengkhotbah.
Ketika hal - hal seperti itu pernah kita alami diwaktu lampau. Apakah kita sebagai guru harus mengulanginya kembali di masa sekarang ? Saya katakan tidak !!!
Cara belajar para peserta didik di rumah itu berbeda - beda, ada yang nyaman belajar sendiri, ada yang didampingi orangtua, ada yang belajarnya ditemani oleh embak, ada yang belajarnya harus dibimbing oleh guru les, dan juga perbedaan fasilitas yang mereka gunakan di rumah.

So...ketika disekolah, sebaiknya kita sebagai guru memberikan kenyaman kepada mereka dalam belajar, boleh sesekali memberikan mereka kesempatan mengambil.posisi yang nyaman di kelas. tapi tetap dalam kendali dan batasan, karena kita bukan menyuruh mereka belajar, melainkan menemani dan mensuport mereka untuk belajar.
Menyamakan perbedaan karakter siswa itu tidak sulit, cukup beri pengertian bahwa setiap yang mereka lakukan ada konsekuensinya. Positif ataupun negatif, melakukan hal yang baik pastinya akan mendapatkan sesuatu yang baik, begitu juga sebaliknya.
Sebagai guru pastinya kita harus sabar, jangan pernah menganggap mereka bodoh, semua murid kita itu hebat, mereka punya keunikan dan kelebihan masing - masing, jangan pernah berhenti memberi kesempatan kepada mereka untuk berkembang, terus yakinkan mereka bahwa mereka bisa, apapun nanti hasilnya. Setidaknya kita sebagai guru sudah melakukan yang terbaik semaksimal.mungkin.

Berikan suasana baru di kelas, berikan aura menyenangkan di kelas, ketika mereka sudah tersenyum, maka belajar adalah hal yang menyenangkan , so tuntutan kita untuk sekreatif mungkin mengkemas sebuah pembelajaran, jalin komunikasi yang baik dan tetap ajarkan batasan yang memang menjadi kewajiban mereka sebagai murid di sekolah.
Jadilah guru yang disegani, bukan ditakuti, karena walau sedikit ilmu, itu sangat berarti. Lakukanlah dengan ikhlas dan sepenuh hati. Semoga kita mendapat berkah dari Illahi robbi.






Sekolah Tunas Mekar Indonesia / SMA Tunas Mekar Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar