Sepuluh
sampai Dua belas jam kita harus bekerja dengan orang-orang yang tidak kita
kenal dengan baik,selama lima hari dalam seminggu, tentunya tidak semudah yang
kita kira. Ada banyak peraturan yang harus kita ikuti untuk kenyamanan semua
pihak. Untuk itulah kita harus biasa menciptakan suasana yang nyaman di kantor.
Saat
bekerja kita dituntut dengan banyak kewajiban, aturan, tantangan, tepat waktu
dan masih banyak lagi tuntutan pekerjaaan yang harus dituntaskan. Semua itu
tidak mungkin kita kerjakan sendiri, pasti akan membutuhkan bantuan rekan lain.
Untuk itu, membangun hubungan baik sesama rekan kerja jelas sangat penting.
Bagaimana pun, bersosialisasi dengan rekan kerja tidak hanya membuat suasana
kerja terasa lebih nyaman, tetapi produktivitas pun dijamin akan meningkat apapun
jenis pekerjaan itu dan dimanapun tempat kita bekerja.
Berdasarkan
pengalaman banyak orang, ide cemerlang seringkali mencuat karena adanya
interaksi yang bagus dengan rekan kerja. Apalagi, sekarang ini penilaian kerja
seseorang tidak melulu karena kecerdasan dan keterampilan sebagai individu.
Kemampuannya bekerja sama dengan tim juga menjadi pertimbangan penting.
Saat
ini sudah seharusnya kita dapat menciptakan suasana nyaman di tempat kerja,
jadikan tempat kerja sebagai rumah kedua bagi kita, tanpa adanya suasana yang
nyaman kita tidak akan bisa bekerja secara maksimal.
Banyak
hal yang bisa kita lakukan untuk membuat suasana kerja menjadi nyaman. Tidak
setiap orang dilahirkan menjadi orang yang ramah. Tetapi sebetulnya,
keterampilan untuk bersifat ramah itu bisa dipelajari. Kuncinya, kita punya
hati menghargai orang lain. Menjadi sosok yang rendah hati itu tidak menjadikan
kita rendah dimata orang lain, meski kita memiliki kemampuan yang menjadi asset
penting di tempat kerja, tidak ada alasan sombong. Toh, kemampuan itu bukan
berasal dari sendiri, melainkan talenta karunia Tuhan. Kesombongan akan menjauhkan
kita dari pergaulan. Tetaplah rendah hati, jangan merasa paling pintar, paling
banyak pengalaman, paling senior ,paling paling dan paling rempong.., jangan pernah malu untuk
meminta nasihat dan pendapat orang lain.
Tidak semua rekan memiliki kemampuan seperti kita, hargailah kemampuan orang lain, Janghanlah mencela jika mereka tidak bekerja seperti yang kita harapkan. Sebaliknya, dukunglah rekan kerja saat mereka mengalami kesulitan. Nobody perfect. Mungkin, mereka tidak secerdas Kita, tetapi mungkin juga mereka punya keterampilan yang tidak Kita miliki.Luangkan waktu untuk mengenal rekan kerja dan milikilah seni mendengar. Mendengar memang tidak mudah karena kebanyakan orang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan. Mau mendengarkan pembicaraan akan membuat kita diterima dan ini harus benar-benar ditunjukkan misalnya menanggapi pembicaraan dengan antusias, mengajukan pertanyaan dan menunjukkan empati.
Perbedaan
pendapat dengan rekan kerja pastilah selalu terjadi. Maklum, tiap individu
memiliki latar belakang (budaya maupun pendidikan), karakter, dan idealisme
yang berbeda. Saat menghadapi suatu permasalahan, masing-masing tentu akan menanggapi
dengan cara, gaya dan ekspresi yang berlainan pula. Jika menemukan perbedaan
segera selesaikan secepat mungkin, jangan biarkan itu larut menjadi sebuah
perselisihan. Dan temukan solusi penyelesaiannya.Tidak susah kan menciptakan
suasana kerja nyaman? Daripada selalu menyalahkan dan menuntut orang untuk
berlaku sesuai keinginan Kita, lebih baik Kita yang proaktif dan selalu
berpikir positif. Nanti kita akan merasakan, My office is like my home , my
team is like my family ..asssekkk..amiinn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar